Ticker

10/recent/ticker-posts

Varian Virus baru berbahaya atau tidak?


Varian Virus baru berbahaya atau tidak?-maniackoding
Di akhir tahun 2021 kemarin kita tahu bersama bahwa penyebaran virus Covid-19 sudah sangat jauh menurun di banding dengan awal tahun 2020 dan awal tahun 2021 bahkan sampai di pertengahan awal 2021. 

Di awal tahun 2022 kembali varian baru Covid-19 beberapa masyarakat sudah mulai ada yang terinfeksi varian baru yaitu OMICRON. Varian Omicron ini awal mula nya berasal dari afrika selatan di temukan di akhir tahun 2021 penularannya itu jauh lebih cepat mencapai 5x lebih cepat dari pada varian sebelumnya. di youtube mitra keluarga maka kita akan menemukan jawaban dari dokter spesialis Dr. Mirsyam, Sp.P, FCCP, FAPSR.

Apa perbedaan Varian Omicron dengan varian virus sebelumnya?

1. 5x lebih cepat penularannya di banding varian sebelumnya seperti varian delta

2. Tingkat bahaya tidak seberat varian sebelumnya 

Dr. Mirsyam, Sp.P, FCCP, FAPSR menghimbau sekalipun tingkat bahaya dari Omicron ini tidak seberat Delta tetapi harus tetap di waspadai karena sifat dari virus ini adalah bermutasi yang artinya virus ini bisa berubah - ubah jadi bisa jadi kemungkinan kedepannya lebih berbahaya.

Kenapa bisa lebih ringan dari sebelumnya?

1. Varian virus baru

2. Berbeda dengan Tahun 2021 dimana saat muncul varian delta dan vaksinasi belum merata maka delta jauh lebih berbahaya.  tetapi setelah sekarang bisa dibilang vaksinasi sudah merata, maka ketika vaksin sudah membentuk antibodi dialam tubuh maka ketika terinfeksi omicron tidak terlalu berbahaya

Akan tetapi bukan berarti menjadi hal sepele, karena penularannya yang sangat cepat maka harus melakukan isolasi mandiri untuk menjauhkan orang terdekat seperti keluarga terinfeksi.

Apakah penerapan 4M tetap dilakukan ?

Dr. Mirsyam menjelaskan harus tetap menerapkan sebab probablitas virus yang masuk ketubuh tetap sama bagi orang yang sudah vaksin maupun belum vaksin.  sebab alat pernapasan kita seperti hidung tidak ada filter untuk menahan virus. tetapi yang membedakan nya ketika virus masuk antibodi mulai bekerja di dalam tubuh orang yang sudah di vaksin. Maka bisa di simpulkan bahwa vaksinasi dengan penerapan 4M itu sejalan.

Apakah vaksinasi booster dapat mempengaruhi imun tubuh?

tentuya mempengaruhi karena antibodi seseorang dibagi 2 yaitu alamiah dan buatan, alamiah terbentuk saat seseorang tersebut sudah terinfeksi maka terbentuk yang namanya antibodi alamiah akan tetapi biasanya antibodi ini  bertahan dalam jangka 6 bulan maka dari vaksinasi booster dilakukan untuk membentuk kembali antibodi.

Hal apa yang harus di perhatikan oleh masyarakat dalam menghadapi Omicron ini?

Dr. hasyim menghimbau masyarakat tetap tenang, tidak perlu panik dan juga berhati-hati.  dan tetap menerapkan protokol 4M. berbeda dengan varian delta yang bisa di deteksi ketika penciuman tidak berfungsi normal, omicron tidak seperti varian omicron langsung menimbulkan sakit pada tenggorokan dan mulai ada batuk dan demam maka segera cek PCR ketika hasilnya Positif langsung saja lakukan isolasi dan melaporkan kepada satgas covid setempat untuk mencegah penularan.

#sumber : yt mitra keluarga



Posting Komentar

0 Komentar